Daftar isi Seri Emmanuel: Aku Bisa Kamu Juga Bisa
Daftar Isi Tema 5 Akrab dan Damai
Daftar isi Tema 4 Aku Bisa Kamu Juga Bisa
Daftar Isi Tema 3 Mencintai Lingkungan Hidup
Daftar Isi Tema 2 Biar Beda Tetap Bersahabat
Daftar Isi Tema 1 Ke Gereja Yuk
I. URAIAN UMUM
• Pengantar dan konsep .... 8
• Judul Tema dalam Seri Emmanuel .... 11
II. URAIAN KHUSUS
A. Uraian “Aku Bisa, Kamu Juga Bisa” ...... 14
B. Tema dan tujuan pendampingan ...... 15
C. Keterangan poster dan petunjuk penggunaannya ...... 16
D. Pokok bahasan “Aku Bisa, Kamu Juga Bisa” ...... 18
E. Contoh agenda pertemuan ...... 23
III. ALTERNATIF AKTIVITAS
A. Aktivitas rutin ...... 26
1. Barometer perasaanku ...... 26
2. Sikapku ...... 26
3. Doaku hari ini ...... 26
4. Pohon janjiku ...... 27
5. Copymaster aktivitas rutin ...... 28
B. Aktivitas dengan kartu gambar ...... 32
1. Kartu cerita ...... 32
2. Kwartet ...... 32
3. Kartu Sheepo - Dovi ...... 32
C. Aktivitas dengan copymaster ...... 34
1. Copymaster buku saku...... 39
2. Copymaster mewarnai gambar ...... 41
3. Copymaster menyusun potongan gambar ...... 42
4. Copymaster dadu dan bidak permainan Sheepo-Dovi...... 43
5. Copymaster permainan kartu Sheepo-Dovi ...... 44
6. Copymaster gambar poster ...... 46
7. Copymaster mencari pasangan ...... 47
8. Copymaster melengkapi cerita dengan gambar ...... 48
9. Copymaster membuat kartu duduk roti dan ikan ...... 49
10. Copymaster membuat kartu motivasi ...... 50
11. Copymaster sesamaku bagian hidupku ...... 53
12. Copymaster membuat gambar ajaib...... 56
13. Copymaster melengkapi gambar sesuai cerita ...... 58
14. Copymaster membaca pesan rahasia ...... 59
15. Copymaster senyum dan cemberut...... 60
16. Copymaster menyempurnakan gambar ...... 61
17. Copymaster SMS rohani ...... 62
15. Copymaster gantungan pintu gambar empat penginjil ...... 63
16. Copymaster topi Sheepo dan Dovi...... 64
D. Aktivitas tanpa copymaster ...... 65
1. Dialog...... 65
2. Drama...... 66
3. Dramatisasi Perayaan Ekaristi ...... 70
4. Keterampilan ...... 75
E. Permainan motorik ...... 76
1. Yel-yel ...... 76
2. Awas buaya......! ...... 76
3. Si Buta ...... 77
4. Mainkan musikmu! ...... 77
5. Temanku sayang ...... 78
6. Belajar dan mengajari ...... 78
F. Materi pendukung ...... 79
1. Contoh doa ...... 79
2. Teks nyanyian ...... 80
3. Alternatif nyanyian ...... 82
4. Blangko dokumentasi kegiatan ...... 87
Daftar pustaka ...... 88
Lihat juga:
Contoh penggunaan cerita planel: Kesetaraan Gender (versi dialog)
Contoh penggunaan cerita planel: Menghormati Orang Tua (versi dialog)
Contoh penggunaan cerita planel: Hidup Rukun dalam Keluarga (versi dialog)
Contoh Cerita Planel Narasi: Kesetaraan Gender (versi narasi)
Contoh Cerita Planel Narasi: Menghormati Orang Tua (versi narasi)
Contoh Cerita Planel Narasi: Hidup Rukun dalam Keluarga (versi narasi)
Contoh penggunaan Kipas Kasih Sayang
Contoh penggunaan Kata Tersembunyi
Contoh penggunaan Kartu Pendapat
Contoh penggunaan Cerita Flanel
Contoh penggunaan Flash Card
Contoh penggunaan Pocket Story
Contoh penggunaan Domino Kasih Sayang
Daftar Isi Seri Emmanuel
Latar Belakang Seri Emmanuel
Tampilkan postingan dengan label Aku Bisa Kamu Bisa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aku Bisa Kamu Bisa. Tampilkan semua postingan
Minggu, 15 Mei 2011
Selasa, 19 April 2011
Tujuan Pendampingan, Pemahaman dan Nilai yang Ditanamkan Tema Aku Bisa Kamu Bisa
Tema
Tema buku ini adalah “saling belajar dan mengajari yang didasari oleh semangat berbagi ” yang terdiri dari
delapan pokok bahasan.
Tujuan pendampingan
+ Pemahaman yang ingin disampaikan adalah
Tujuan Pendampingan dan Nilai yang Ditanamkan Tema 5 "Akrab dan Damai"
Tujuan Pendampingan dan Nilai yang Ditanamkan Tema 4 "Aku Bisa Kamu Juga Bisa"
Tujuan Pendampingan dan Nilai yang Ditanamkan Tema 3 "Mencintai Lingkungan Hidup"
Tujuan Pendampingan dan Nilai yang Ditanamkan Tema 2 "Biar Beda Tetap Bersahabat"
Tujuan Pendampingan dan Nilai yang Ditanamkan Tema 1 "Ke Gereja Yuk"
Latar Belakang Tema Tema 5 "Akrab dan Damai"
Latar Belakang Tema Tema 4 "Aku Bisa Kamu Juga Bisa"
Latar Belakang Tema Tema 3 "Mencintai Lingkungan Hidup"
Latar Belakang Tema Tema 2 "Biar Beda Tetap Bersahabat"
Latar Belakang Tema Tema 1 "Ke Gereja Yuk"
Daftar Isi Tema 5 "Akrab dan Damai"
Daftar Isi Tema 4 "Aku Bisa Kamu Juga Bisa"
Daftar Isi Tema 3 "Mencintai Lingkungan Hidup"
Daftar Isi Tema 2 "Biar Beda Tetap Bersahabat"
Daftar Isi Tema 1 "Ke Gereja Yuk"
Tema buku ini adalah “saling belajar dan mengajari yang didasari oleh semangat berbagi ” yang terdiri dari
delapan pokok bahasan.
Tujuan pendampingan
![]() |
| Aku Bisa Kamu Bisa |
- mendorong anak agar mempunyai semangat dan kerelaan berbagi,
- mendorong anak untuk mau membagikan kemampuan dan keterampilannya kepada saudara atau
- teman,
- mendorong anak untuk mau berproses dan belajar dari orang-orang yang usianya lebih tua dan sebaya yang mempunyai pengalaman, kemampuan, atau keterampilan lebih banyak, dan
- memberi semangat dan keyakinan kepada anak bahwa jika mau ia dapat membagikan kemampuannya
- kepada yang lain seperti yang dilakukan orang-orang di sekitarnya, misalnya orangtua, saudara, guru.
+ Pemahaman yang ingin disampaikan adalah
- kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan hanya dapat dikuasai dan berkembang dengan baik
- jika orang mau berproses belajar dengan tekun, dan
- dengan semangat saling berbagi, segala kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan yang dimiliki
- dapat ditularkan dan diajarkan kepada orang lain.
![]() |
| Aku Bisa Kamu Bisa |
- kepedulian dan kerelaan berbagi terhadap sesama sesuai teladan Yesus, para murid-Nya, dan anak yang menyerahkan roti dan ikan kepada Yesus,
- kesediaan berbagi materi, pengetahuan, dan keterampilan,
- kesiapan untuk bertekun dalam belajar dan berlatih,
- Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai (Mazmur 126: 5) yang dapat diartikan berakit-rakit dahulu berenang-renang ke tepian, bersakit-saki dahulu bersenang-senang kemudian atau keberhasilan akan tercapai jika disertai usaha keras,
- kemauan untuk aktif belajar dan bertanya dari mereka yang lebih menguasai, dan
- belajar bersama itu menyenangkan dan lebih efektif.
Tujuan Pendampingan dan Nilai yang Ditanamkan Tema 5 "Akrab dan Damai"
Tujuan Pendampingan dan Nilai yang Ditanamkan Tema 4 "Aku Bisa Kamu Juga Bisa"
Tujuan Pendampingan dan Nilai yang Ditanamkan Tema 3 "Mencintai Lingkungan Hidup"
Tujuan Pendampingan dan Nilai yang Ditanamkan Tema 2 "Biar Beda Tetap Bersahabat"
Tujuan Pendampingan dan Nilai yang Ditanamkan Tema 1 "Ke Gereja Yuk"
Latar Belakang Tema Tema 5 "Akrab dan Damai"
Latar Belakang Tema Tema 4 "Aku Bisa Kamu Juga Bisa"
Latar Belakang Tema Tema 3 "Mencintai Lingkungan Hidup"
Latar Belakang Tema Tema 2 "Biar Beda Tetap Bersahabat"
Latar Belakang Tema Tema 1 "Ke Gereja Yuk"
Daftar Isi Tema 5 "Akrab dan Damai"
Daftar Isi Tema 4 "Aku Bisa Kamu Juga Bisa"
Daftar Isi Tema 3 "Mencintai Lingkungan Hidup"
Daftar Isi Tema 2 "Biar Beda Tetap Bersahabat"
Daftar Isi Tema 1 "Ke Gereja Yuk"
Label:
Aku Bisa Kamu Bisa,
belajar bersama,
berbagi,
peduli
Rabu, 23 Maret 2011
Latar belakang Tema "Aku Bisa Kamu Bisa"
Latar belakang Tema Aku Bisa Kamu Bisa
Kecenderungan umum yang mudah dijumpai dalam diri anak ialah segala sesuatu cepat tersedia. Mereka hanya mau memetik hasil tanpa menyadari bahwa segala sesuatunya perlu diupayakan dengan tekun (mau berjerih payah). Pentinglah, sejak dini ditaburkan dalam diri anak semangat mau menanam, menumbuhkan, dan memelihara sampai dapat memetik hasilnya, sehingga dia tidak hanya memetik hasil tetapi juga rela atau berani mengupayakan. Dalam diri anak diharapkan tumbuh semangat “berproduksi” dan bukan sekedar “mengonsumsi”, tekun belajar guna mencapai cita-cita atau sikap mau berjerih payah guna mencapai keberhasilan, tidak egois atas apa yang sudah dicapainya dan mau menolong teman-temannya yang belum mencapai keberhasilan. Anak dapat bergembira bersama atas keberhasilan teman-temannya berkat bantuannya. Maka, dalam diri anak perlu ditanamkan sejak dini semangat merasa gembira setelah melakukan hal yang baik sehingga dia bergairah untuk melakukan kebaikan dengan mengajar atau melatih teman yang belum mampu (bukan hanya merasa senang atau bergembira kalau menerima sesuatu dari orang lain).
Untuk memungkinkan dan memudahkan anak mau menolong temannya yang belum berhasil, sebelumnya perlu ditumbuhkan “semangat berbagi” yaitu rela (tidak kikir) membagikan yang telah dicapainya kepada orang lain, sehingga keberhasilan tersebut dapat dinikmati bersama dalam rasa syukur dan kehangatan persaudaraan. Tanpa ini, anak akan membiarkan saja teman-temannya ketinggalan atau bahkan menjegal temannya yang hampir berhasil, agar ia tetap menempati kedudukan terunggul. Anak perlu dilatih dan disadarkan bahwa dengan membagikan kemampuannya (keterampilan dan pengetahuan), ia akan semakin unggul dengan kemampuannya itu. Tanpa memiliki semangat berbagi, ada bahaya bahwa anak ini, setelah berhasil menjadi orang “sukses”, tetap egois atau hanya mengejar kepentingan dirinya sendiri tanpa peduli dan tidak bersedia menolong yang mengalami kesulitan. Semangat berbagi diharapkan dapat
mendasari semangat anak untuk mengajar dan melatih teman-temannya berdasarkan inspirasi Yoh 6:1-15, yaitu anak kecil yang menyerahkan 5 roti dan 2 ikannya kepada Yesus untuk dibagi-bagikan kepada
orang-orang lapar yang ada di sekitarnya. Semangat anak kecil inilah yang mau diperkenalkan kepada anak-anak peserta pendampingan iman anak (BIAK, Sekolah Minggu) dan sebagainya.
Tema “Aku bisa, kamu juga bisa” diharapkan dapat membuahkan orang-orang yang senang berbagi kemampuan (pengetahuan dan keterampilan) dan membuahkan insan-insan pendidikan, baik dalam lingkup
informal maupun formal, lingkup keluarga maupun sekolah, masyarakat maupun Gereja. Sikap pokok ini perlu dipahami dan dihayati oleh para pendamping pendampingan iman anak sehingga siap memperkenalkan
dan menumbuhkannya pada anak-anak yang didampingi.
Melalui gambar-gambar ditunjukkan contoh:
1. kegiatan dalam keluarga yang saling berbagi kemampuan dan pengetahuan, baik antara anak dengan orangtuanya, anak dengan kakaknya, maupun anak dengan adiknya,
2. kegiatan dalam lingkup sekolah yang saling berbagi kemampuan dan pengetahuan, baik antara anak dengan gurunya maupun anak dengan teman-temannya, dan
3. kegiatan dalam lingkungan bermain yang saling berbagi kemampuan dan pengetahuan, baik antara anak dengan teman sebaya, anak dengan teman yang lebih tua, maupun anak dengan teman yang lebih muda.
Baca juga:
![]() |
| Poster Aku Bisa Kamu Bisa |
Untuk memungkinkan dan memudahkan anak mau menolong temannya yang belum berhasil, sebelumnya perlu ditumbuhkan “semangat berbagi” yaitu rela (tidak kikir) membagikan yang telah dicapainya kepada orang lain, sehingga keberhasilan tersebut dapat dinikmati bersama dalam rasa syukur dan kehangatan persaudaraan. Tanpa ini, anak akan membiarkan saja teman-temannya ketinggalan atau bahkan menjegal temannya yang hampir berhasil, agar ia tetap menempati kedudukan terunggul. Anak perlu dilatih dan disadarkan bahwa dengan membagikan kemampuannya (keterampilan dan pengetahuan), ia akan semakin unggul dengan kemampuannya itu. Tanpa memiliki semangat berbagi, ada bahaya bahwa anak ini, setelah berhasil menjadi orang “sukses”, tetap egois atau hanya mengejar kepentingan dirinya sendiri tanpa peduli dan tidak bersedia menolong yang mengalami kesulitan. Semangat berbagi diharapkan dapat
mendasari semangat anak untuk mengajar dan melatih teman-temannya berdasarkan inspirasi Yoh 6:1-15, yaitu anak kecil yang menyerahkan 5 roti dan 2 ikannya kepada Yesus untuk dibagi-bagikan kepada
orang-orang lapar yang ada di sekitarnya. Semangat anak kecil inilah yang mau diperkenalkan kepada anak-anak peserta pendampingan iman anak (BIAK, Sekolah Minggu) dan sebagainya.
Tema “Aku bisa, kamu juga bisa” diharapkan dapat membuahkan orang-orang yang senang berbagi kemampuan (pengetahuan dan keterampilan) dan membuahkan insan-insan pendidikan, baik dalam lingkup
informal maupun formal, lingkup keluarga maupun sekolah, masyarakat maupun Gereja. Sikap pokok ini perlu dipahami dan dihayati oleh para pendamping pendampingan iman anak sehingga siap memperkenalkan
dan menumbuhkannya pada anak-anak yang didampingi.
Melalui gambar-gambar ditunjukkan contoh:
1. kegiatan dalam keluarga yang saling berbagi kemampuan dan pengetahuan, baik antara anak dengan orangtuanya, anak dengan kakaknya, maupun anak dengan adiknya,
2. kegiatan dalam lingkup sekolah yang saling berbagi kemampuan dan pengetahuan, baik antara anak dengan gurunya maupun anak dengan teman-temannya, dan
3. kegiatan dalam lingkungan bermain yang saling berbagi kemampuan dan pengetahuan, baik antara anak dengan teman sebaya, anak dengan teman yang lebih tua, maupun anak dengan teman yang lebih muda.
Baca juga:
Label:
Aku Bisa Kamu Bisa,
berbagi,
Latar Belakang,
Seri Emmanuel,
Tema
Langganan:
Postingan (Atom)


