Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Mei 2011

Penggunaan Cerita Flanel dalam Seri Emmanuel

Penggunaan Cerita Flanel


Contoh penggunaan Cerita Flanel


Cerita Flanel


Lembar kerja ini dilengkapi dengan gambar terpisah.
  • Flanel diletakkan di depan.
  • Pendamping membagikan gambar-gambar tokoh dalam cerita.
  • Selama pendamping membacakan cerita, anak yang memegang tokoh yang disebut, maju dan menempelkan gambar pada Flanel.
Dari rangkaian cerita yang ditampilkan ini diharapkan anak-anak mempunyai pemahaman tentang bagaimana hangatnya sebuah kasih sayang, sikap menghormati orang tua, hidup rukun dalam keluarga, dan bagaimana mengungkapkan maaf dan memaafkan.




Lihat juga:

Contoh Cerita Planel Narasi: Kesetaraan Gender (versi narasi)
Contoh Cerita Planel Narasi: Menghormati Orang Tua  (versi narasi)
Contoh Cerita Planel Narasi: Hidup Rukun dalam Keluarga (versi narasi)

Contoh penggunaan cerita planel: Kesetaraan Gender  (versi dialog)
Contoh penggunaan cerita planel: Menghormati Orang Tua  (versi dialog)
Contoh penggunaan cerita planel: Hidup Rukun dalam Keluarga  (versi dialog)

Contoh penggunaan Kipas Kasih Sayang
Contoh penggunaan Kata Tersembunyi
Contoh penggunaan Kartu Pendapat
Contoh penggunaan Cerita Flanel
Contoh penggunaan Flash Card
Contoh penggunaan Pocket Story
Contoh penggunaan Domino Kasih Sayang

Daftar Isi Seri Emmanuel
Latar Belakang Seri Emmanuel

Kamis, 19 Mei 2011

Penggunaan Seri Emmanuel: Contoh Cerita Flanel "Kesetaraan Gender"

Contoh Cerita Flanel


Contoh Cerita Flanel versi dialog


Contoh penggunaan cerita planel




Kesetaraan Gender

Hari ini sekolah libur, demikian juga kantor. Keluarga Pak Timotius sedangmembersihkan rumah dan halaman. Ayah menyapu halaman, ibu mengepel lantai, Simon membersihkan kaca jendela dan Melani merawat tanaman bunga. Kebetulan Simon sudah selesai terlebih dahulu. Maka ia bersiap-siap hendak pergi bermain. Tetapi ayah menegurnya.
Ayah : “Simon. Kalau sudah selesai, janganlah tergesa pergi. Bantulah adikmu. Dia belum selesai.”
Simon : ‘Ah, ayah. Merawat taman bunga kan tugas perempuan. Aku nggak mau ah.”
Ayah : “Siapa bilang? Coba kau tengok para penjual bunga. Banyak diantara mereka yang laki-laki. Simon, kita tidak semestinya mempermasalahkan pekerjaan itu untuk laki-laki atau perempuan. Bukankah Allah menciptakan manusia serupa dengan citraNya, laki-laki dan perempuan (bdk. Kej. 1:27)?”
Simon : “Tapi, masa aku harus merawat bunga? Kan itu tugasnya Melani?”
Ibu yang mendengar percakapan itu keluar rumah.
Ibu : “Simon, kamu tega kalau adikmu membersihkan dan merawat taman bunga itu sendirian? Bukankah dengan adanya taman itu rumah kita menjadi asri dan sedap dipandang. Kalau orang memuji keasrian rumah kita, siapa yang bangga, kamu juga kan?”
Ayah : “Dan lagi Simon, ayah juga sering kan, ikut merawat bunga-bunga itu. Sekarang bukan waktunya orang berdebat soal perbedaan laki-laki dan perempuan. Kita diciptakan dan dikasihi Allah secara sama, tanpa dibeda-bedakan.”
Simon : “Iya ya. Kenapa aku tidak menyadari itu? Bukankah di sekolah minggu sering diajarkan?”
Melani : “Tuh, kakak sudah tahu. Sini kak, aku dibantu dong mencabut benalu itu.”
Simon : “Iya. Kita sama-sama ya?”
Melani : “Kalau bersama-sama, pekerjaan jadi terasa ringan ya?”
kita.”


Lihat juga:

Contoh penggunaan cerita planel: Kesetaraan Gender  (versi dialog)
Contoh penggunaan cerita planel: Menghormati Orang Tua  (versi dialog)
Contoh penggunaan cerita planel: Hidup Rukun dalam Keluarga  (versi dialog)


Contoh Cerita Planel Narasi: Kesetaraan Gender (versi narasi)
Contoh Cerita Planel Narasi: Menghormati Orang Tua  (versi narasi)
Contoh Cerita Planel Narasi: Hidup Rukun dalam Keluarga (versi narasi)


Contoh penggunaan Kipas Kasih Sayang
Contoh penggunaan Kata Tersembunyi
Contoh penggunaan Kartu Pendapat
Contoh penggunaan Cerita Flanel
Contoh penggunaan Flash Card
Contoh penggunaan Pocket Story
Contoh penggunaan Domino Kasih Sayang

Daftar Isi Seri Emmanuel
Latar Belakang Seri Emmanuel