Tampilkan postingan dengan label Kain Flanel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kain Flanel. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Mei 2011

Contoh Cerita Planel Narasi: Hidup Rukun dalam Keluarga

Contoh Cerita Flanel


Contoh Cerita Flanel versi Narasi


Contoh penggunaan cerita planel


Hidup Rukun dalam Keluarga

Hari itu, keluarga pak Timotius sedang bercengkrama di ruang tengah. Dalam ruangan tersebut tampaklah pak Timotius, dia sedang duduk di sebuah sofa bersebelahan dengan melani, anak perempuannya. Mereka sedang asyik membaca buku. Pak timotius tampak menjelaskan tentang buku yang sedang mereka baca. Di sebelah pak timotius, sisi yang lain ibu timotius ikut membaca sambil tertawa. Sementara simon, anak laki-laki mereka berada di belakang mereka mengomentari buku yang sedang mereka baca. Di dekat simon tampaklah kakek yang sedang membenahi kacamatanya karena ingin ikut membaca dan nenek yang sedang mendekat ingin ikut dalam suasana ceria keluarga itu. Alangkah indahnya jika dalam keluarga kita saling rukun dan menyayangi.


Contoh Cerita Planel Narasi: Kesetaraan Gender (versi narasi)
Contoh Cerita Planel Narasi: Menghormati Orang Tua  (versi narasi)
Contoh Cerita Planel Narasi: Hidup Rukun dalam Keluarga (versi narasi)

Lihat juga:

Contoh penggunaan cerita planel: Kesetaraan Gender  (versi dialog)
Contoh penggunaan cerita planel: Menghormati Orang Tua  (versi dialog)
Contoh penggunaan cerita planel: Hidup Rukun dalam Keluarga  (versi dialog)

Contoh penggunaan Kipas Kasih Sayang
Contoh penggunaan Kata Tersembunyi
Contoh penggunaan Kartu Pendapat
Contoh penggunaan Cerita Flanel
Contoh penggunaan Flash Card
Contoh penggunaan Pocket Story
Contoh penggunaan Domino Kasih Sayang

Daftar Isi Seri Emmanuel
Latar Belakang Seri Emmanuel


Kamis, 26 Mei 2011

Contoh Cerita Planel Narasi: Menghormati Orang Tua

Contoh Cerita Flanel


Contoh Cerita Flanel versi narasi


Contoh penggunaan cerita planel


Menghormati Orang Tua

Pagi itu keluarga pak timotius tampak sedang bersiap untuk beraktifitas. Ibu timotius sedang meletakkan sesuatu ke atas mja makan. Sepertinya makanan yang baru saja dimasaknya. Sementara simon sedang memohon diri, bersalaman dengan pak tinotius ayahnya. Melani, anak perempuan ikut membantu ibunya menata meja makan. Hari itu simon mendapat tugas piket membersihkan ruangan kelas, ia harus berangkat lebih pagi. Di depan rumah sudah menunggu beberapa temannya, Thomas, siti, ahmad, dan agnes.


Contoh Cerita Planel Narasi: Kesetaraan Gender (versi narasi)
Contoh Cerita Planel Narasi: Menghormati Orang Tua  (versi narasi)
Contoh Cerita Planel Narasi: Hidup Rukun dalam Keluarga (versi narasi)

Lihat juga:

Contoh penggunaan cerita planel: Kesetaraan Gender  (versi dialog)
Contoh penggunaan cerita planel: Menghormati Orang Tua  (versi dialog)
Contoh penggunaan cerita planel: Hidup Rukun dalam Keluarga  (versi dialog)

Contoh penggunaan Kipas Kasih Sayang
Contoh penggunaan Kata Tersembunyi
Contoh penggunaan Kartu Pendapat
Contoh penggunaan Cerita Flanel
Contoh penggunaan Flash Card
Contoh penggunaan Pocket Story
Contoh penggunaan Domino Kasih Sayang

Daftar Isi Seri Emmanuel
Latar Belakang Seri Emmanuel

Selasa, 24 Mei 2011

Contoh Cerita Planel Narasi: Kesetaraan Gender

Contoh Cerita Flanel


Contoh Cerita Flanel versi narasi


Contoh penggunaan cerita planel


Kesetaraan Gender

hari itu anak-anak bermain bersama. Ada laki-laki dan perempuan. Mereka bermain ular naga. Ada simon dan ahmad yang menjadi terowongan penangkap naga. Sementara teman-teman yang lain menjadi naga. Ada thomas, rizal, siti, melani, dan ester menjadi naga. Mereka bermain bersama di halaman rumah simon. Sementara itu ayah dan ibu simon yang sedang merawat taman bunga di sisi lain halaman rumah tertawa melihat anak-anak bermain bersama tanpa membedakan laki-laki dan perempuan.


Contoh Cerita Planel Narasi: Kesetaraan Gender (versi narasi)
Contoh Cerita Planel Narasi: Menghormati Orang Tua  (versi narasi)
Contoh Cerita Planel Narasi: Hidup Rukun dalam Keluarga (versi narasi)

Lihat juga:

Contoh penggunaan cerita planel: Kesetaraan Gender  (versi dialog)
Contoh penggunaan cerita planel: Menghormati Orang Tua  (versi dialog)
Contoh penggunaan cerita planel: Hidup Rukun dalam Keluarga  (versi dialog)

Contoh penggunaan Kipas Kasih Sayang
Contoh penggunaan Kata Tersembunyi
Contoh penggunaan Kartu Pendapat
Contoh penggunaan Cerita Flanel
Contoh penggunaan Flash Card
Contoh penggunaan Pocket Story
Contoh penggunaan Domino Kasih Sayang

Daftar Isi Seri Emmanuel
Latar Belakang Seri Emmanuel

Senin, 23 Mei 2011

Penggunaan Cerita Flanel dalam Seri Emmanuel

Penggunaan Cerita Flanel


Contoh penggunaan Cerita Flanel


Cerita Flanel


Lembar kerja ini dilengkapi dengan gambar terpisah.
  • Flanel diletakkan di depan.
  • Pendamping membagikan gambar-gambar tokoh dalam cerita.
  • Selama pendamping membacakan cerita, anak yang memegang tokoh yang disebut, maju dan menempelkan gambar pada Flanel.
Dari rangkaian cerita yang ditampilkan ini diharapkan anak-anak mempunyai pemahaman tentang bagaimana hangatnya sebuah kasih sayang, sikap menghormati orang tua, hidup rukun dalam keluarga, dan bagaimana mengungkapkan maaf dan memaafkan.




Lihat juga:

Contoh Cerita Planel Narasi: Kesetaraan Gender (versi narasi)
Contoh Cerita Planel Narasi: Menghormati Orang Tua  (versi narasi)
Contoh Cerita Planel Narasi: Hidup Rukun dalam Keluarga (versi narasi)

Contoh penggunaan cerita planel: Kesetaraan Gender  (versi dialog)
Contoh penggunaan cerita planel: Menghormati Orang Tua  (versi dialog)
Contoh penggunaan cerita planel: Hidup Rukun dalam Keluarga  (versi dialog)

Contoh penggunaan Kipas Kasih Sayang
Contoh penggunaan Kata Tersembunyi
Contoh penggunaan Kartu Pendapat
Contoh penggunaan Cerita Flanel
Contoh penggunaan Flash Card
Contoh penggunaan Pocket Story
Contoh penggunaan Domino Kasih Sayang

Daftar Isi Seri Emmanuel
Latar Belakang Seri Emmanuel

Kamis, 19 Mei 2011

Penggunaan Seri Emmanuel: Contoh Cerita Flanel "Kesetaraan Gender"

Contoh Cerita Flanel


Contoh Cerita Flanel versi dialog


Contoh penggunaan cerita planel




Kesetaraan Gender

Hari ini sekolah libur, demikian juga kantor. Keluarga Pak Timotius sedangmembersihkan rumah dan halaman. Ayah menyapu halaman, ibu mengepel lantai, Simon membersihkan kaca jendela dan Melani merawat tanaman bunga. Kebetulan Simon sudah selesai terlebih dahulu. Maka ia bersiap-siap hendak pergi bermain. Tetapi ayah menegurnya.
Ayah : “Simon. Kalau sudah selesai, janganlah tergesa pergi. Bantulah adikmu. Dia belum selesai.”
Simon : ‘Ah, ayah. Merawat taman bunga kan tugas perempuan. Aku nggak mau ah.”
Ayah : “Siapa bilang? Coba kau tengok para penjual bunga. Banyak diantara mereka yang laki-laki. Simon, kita tidak semestinya mempermasalahkan pekerjaan itu untuk laki-laki atau perempuan. Bukankah Allah menciptakan manusia serupa dengan citraNya, laki-laki dan perempuan (bdk. Kej. 1:27)?”
Simon : “Tapi, masa aku harus merawat bunga? Kan itu tugasnya Melani?”
Ibu yang mendengar percakapan itu keluar rumah.
Ibu : “Simon, kamu tega kalau adikmu membersihkan dan merawat taman bunga itu sendirian? Bukankah dengan adanya taman itu rumah kita menjadi asri dan sedap dipandang. Kalau orang memuji keasrian rumah kita, siapa yang bangga, kamu juga kan?”
Ayah : “Dan lagi Simon, ayah juga sering kan, ikut merawat bunga-bunga itu. Sekarang bukan waktunya orang berdebat soal perbedaan laki-laki dan perempuan. Kita diciptakan dan dikasihi Allah secara sama, tanpa dibeda-bedakan.”
Simon : “Iya ya. Kenapa aku tidak menyadari itu? Bukankah di sekolah minggu sering diajarkan?”
Melani : “Tuh, kakak sudah tahu. Sini kak, aku dibantu dong mencabut benalu itu.”
Simon : “Iya. Kita sama-sama ya?”
Melani : “Kalau bersama-sama, pekerjaan jadi terasa ringan ya?”
kita.”


Lihat juga:

Contoh penggunaan cerita planel: Kesetaraan Gender  (versi dialog)
Contoh penggunaan cerita planel: Menghormati Orang Tua  (versi dialog)
Contoh penggunaan cerita planel: Hidup Rukun dalam Keluarga  (versi dialog)


Contoh Cerita Planel Narasi: Kesetaraan Gender (versi narasi)
Contoh Cerita Planel Narasi: Menghormati Orang Tua  (versi narasi)
Contoh Cerita Planel Narasi: Hidup Rukun dalam Keluarga (versi narasi)


Contoh penggunaan Kipas Kasih Sayang
Contoh penggunaan Kata Tersembunyi
Contoh penggunaan Kartu Pendapat
Contoh penggunaan Cerita Flanel
Contoh penggunaan Flash Card
Contoh penggunaan Pocket Story
Contoh penggunaan Domino Kasih Sayang

Daftar Isi Seri Emmanuel
Latar Belakang Seri Emmanuel

Rabu, 11 Mei 2011

Penggunaan Seri Emmanuel: Contoh Cerita Flanel "Hidup Rukun dalam Keluarga"

Contoh Cerita Flanel

Contoh Cerita Flanel versi dialog

Contoh penggunaan cerita planel

Hidup Rukun dalam Keluarga

Sore itu, sepulang dari kegiatan ekstrakurikuler Melani tampak cemberut. Ia masuk ke dalam rumah tanpa mengucapkan salam dan langsung masuk ke kamar tanpa permisi atau sekedar menyapa ayah yang sedang membaca di ruang tamu. Ayah merasa heran dan menyusul ke kamar.
Ayah : “Melani, ada apa denganmu? Kok datang-datang langsung masuk kamar tanpa mengucap salam. Apa kamu ada masalah?”.
Melani : “Itu yah, Kak Simon. Dia tidak mau aku ajak pulang bareng. Katanya malu kalau memboncengkan aku dengan sepedanya.”
Ayah : “Apa benar begitu? Mungkin Kak Simon punya alasan lain. Simon! Kemari nak.”.
Lalu Simon datang mendekati ayah dan Melani.
Simon : “Ada apa Ayah?”
Ayah : “Apakah benar kamu tidak mu memboncengkan adikmu ketika pulang dari sekolah tadi?”
Simon : “Benar yah.”
Ayah : ““Memangnya ada apa dengan adikmu, sampai kamu merasa malu membonceng dia?”
Simon : “Aku kan sama teman-teman, mereka semua bersepeda sendiri, kalau boncengan juga dengan teman yang lain. Masa aku sendiri yang memboncengkan adik.”
Ayah : “Hanya itu alasanmu?”
Simon : “ Ya, itu yah. Melani kan cewek, teman-temanku cowok. Masa dia bareng-bareng anak-anak cowok. Teman-temanku lagi. Dan lagi tadi Melani mintanya sambil maksa dan ngomongnya keras-keraas. Aku kan malu.”
Ayah : “Wah, kamu ini bisa saja. Sekarang ayah mau tanya. Kamu sayang tidak sama adikmu?”
Simon : “Ya, sayang yah.”
Ayah : “Melani, kamu sayang sama kakakmu?”
Melani : “Ya, sayang. Tapi Kak Simon tu, nggak sayang aku.”
Simon : “Eh, aku sayang kok.”
Melani : “Ah, nggak. Buktinya aku nggak dibonceng tadi.”
Ayah : “Lho, kok malah berantem? Ayah sering mendengar dari Ibu kalau kalian sring bertengkar, hanya karena masalah-masalah kecil seperti tadi, hanya karena Simon tidak mau memboncengkan Melani.”
Melani : “Ayah sih, tidak mau membelikan aku sepeda. Kalau aku punya sepeda kan aku bisa naik sepeda sendiri.”
Ayah : “Melani, ini bukan soal kamu punya sepeda atau tidak. Tetapi soal bagaimana kalian menjaga kerukunan sebagai saudara. Mungkin Kak Simon tidak suka dengan cara Melani meminta tolong diboncengkan. Tetapi Simon, kamu juga semestinya mau memboncengkan adikmu, apapun alasanmu. Ayah dan Ibu membelikanmu sepeda yang ada boncengannya dengan tujuan agar kalian selalu berboncengan an menunjukkan kerukunan kalian pada teman-teman.”

Ibu datang dari dapur.
Ibu : “Ada apa ini. Kok Ibu seperti mendengar kalian bertengkar?”
Ayah : “Ini. Melani kesal karena Simon tidak mau memboncengkan saat pulang sekolah tadi.”
Ibu : “Kalian selalu saja begitu, tidak mau rukun. Bukankah sebagai saudara hidup ini akan lebih indah jika kita saling membantu? Simon, kamu sebagai kakak sudah semestinya menjaga adikmu. Sedangkan kamu Melani, coba bicara baik-baik sama kakakmu, mungkin dia akan mengerti apa yang kamu inginkan.”
Simon : “Maafkan aku ya dik. Aku nggak akan mengulangi lagi. Aku pasti mau membonceng kamu. Tapi adik minta baik-baik ya?”
Melani : “Ya kak, maafkan Melani juga ya.”
Ibu : “Nah, begitu. Sekarang karena kalian sudah tidak bertengkar lagi, kita makan bersama. Ibu sudah menyiapkan masakan kesukaan kalian.”
Simon dan Melani : “Asyik.”
Ibu : “Jangan lupa cuci tangan dan berdoa. Ayo ke ruang makan.”

Lihat juga:

Contoh penggunaan cerita planel: Kesetaraan Gender  (versi dialog)
Contoh penggunaan cerita planel: Menghormati Orang Tua  (versi dialog)
Contoh penggunaan cerita planel: Hidup Rukun dalam Keluarga  (versi dialog)


Contoh Cerita Planel Narasi: Kesetaraan Gender (versi narasi)
Contoh Cerita Planel Narasi: Menghormati Orang Tua  (versi narasi)
Contoh Cerita Planel Narasi: Hidup Rukun dalam Keluarga (versi narasi)




Contoh penggunaan Kipas Kasih Sayang
Contoh penggunaan Kata Tersembunyi
Contoh penggunaan Kartu Pendapat
Contoh penggunaan Cerita Flanel
Contoh penggunaan Flash Card
Contoh penggunaan Pocket Story
Contoh penggunaan Domino Kasih Sayang

Daftar Isi Seri Emmanuel
Latar Belakang Seri Emmanuel